Apa saja pilihan pengobatan untuk Kanker Tenggorokan?

Zhong Guanghua

Jabatan:
Spesialis Deteksi dan Penanganan Benjolan Paru (Nodul), Pusat Diagnostik & Terapi Presisi Kanker Foshan Chanyi
Dosen Madya, Universitas Pengobatan Tradisional Tiongkok Guangzhou

Konsultasi Gratis

Bagaimana cara mengetahui apakah saya mengidap kanker tenggorokan?

1.    Pemeriksaan Hematologi:
Biasanya mencakup pemeriksaan darah lengkap, analisis biokimia darah, evaluasi sistem pembekuan darah, pemeriksaan indikator virus, serta analisis fungsi tiroid.

 

2.   Pemeriksaan Radiologi: 

Terdiri dari pemeriksaan lokal dan pemeriksaan seluruh tubuh. Pemeriksaan lokal bertujuan untuk menilai sejauh mana tumor menyebar secara lokal serta status penyebaran ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Sementara itu, pemeriksaan seluruh tubuh dilakukan untuk mengevaluasi apakah tumor telah menyebar ke organ atau bagian tubuh lainnya.


3.     Pemeriksaan Patologi: 

Diagnosis dapat dipastikan dengan pengambilan sampel jaringan dari tumor, baik melalui biopsi langsung menggunakan endoskopi nasofaring atau laring, maupun melalui prosedur FNAB (Fine Needle Aspiration Biopsy) pada kelenjar getah bening di leher. Pemeriksaan ini juga menentukan tingkat keganasan atau diferensiasi sel tumor. Sebelum memulai terapi, pasien juga disarankan untuk menjalani pemeriksaan gigi dan mulut di poliklinik khusus, guna memastikan kondisi mulut siap menghadapi pengobatan lebih lanjut seperti radioterapi atau kemoterapi.


264fc010-9aa8-4996-9b4f-b9ad1b4c37bb.png.jpg


Apa saja pilihan pengobatan untuk kanker tenggorokan?

 

Kanker tenggorokan umumnya ditangani dengan beberapa metode pengobatan seperti radioterapi, pembedahan, kemoterapi, dan terapi target.

Dari berbagai metode yang tersedia, radioterapi dan pembedahan merupakan dua pilar utama dalam penanganan kanker tenggorokan. Sebagian pasien juga dapat menjalani kemoterapi, tergantung pada kondisi medis dan respons tubuh masing-masing. Dokter akan memilih terapi tunggal atau kombinasi terapi yang paling tepat berdasarkan stadium penyakit, lokasi tumor, serta kondisi umum pasien. Secara umum, pasien yang memberikan respons baik terhadap kemoterapi induksi tetap memerlukan terapi lanjutan berupa kombinasi radioterapi dan kemoterapi (kemoradioterapi). Namun, karena kombinasi ini tidak selalu dapat ditoleransi oleh sebagian besar pasien di Tiongkok, radioterapi yang dikombinasikan dengan terapi target sering dijadikan alternatif. Studi klinis menunjukkan bahwa efektivitas radioterapi + terapi target hampir setara dengan kemoradioterapi. Radioterapi atau terapi radiasi adalah metode pengobatan yang menggunakan sinar energi tinggi untuk menghancurkan sel kanker dan menghambat pertumbuhannya. Sinar ini diarahkan secara tepat ke jaringan tumor untuk merusak struktur genetik sel kanker, sehingga sel-sel tersebut tidak dapat berkembang dan akhirnya mati.

  1. Kanker Glotis (pita suara).

Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun dengan radioterapi tunggal berkisar antara 65% hingga 95%. Jika radioterapi tidak berhasil, tindakan pembedahan sebagai terapi penyelamatan masih dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun hingga 80%–100%.


2. Kanker Supraglotis (di atas pita suara).

Hasil radioterapi tunggal untuk kanker supraglotis umumnya tidak sebaik kanker glotis. Namun, kombinasi antara pembedahan dan radioterapi menunjukkan tingkat efektivitas yang lebih tinggi, yakni sekitar 50% hingga 60%.

Pada kasus kanker supraglotis stadium lanjut, pendekatan ini dapat meningkatkan tingkat kontrol lokal 5 tahun hingga 85%.


3. Kanker Subglotis (di bawah pita suara).

Untuk kasus kanker subglotis stadium awal, radioterapi tunggal memiliki tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sebesar 40% hingga 50%. Pada stadium menengah hingga lanjut, pasien umumnya mengalami sumbatan saluran napas dengan berbagai tingkat keparahan, sehingga pembedahan menjadi pilihan utama dalam penanganannya.

 

Apa saja teknologi canggih yang dimiliki oleh Fosun Health General Hospital untuk pengobatan kanker tenggorokan?

 

l  Sistem Akselerator Presisi Serba Guna Vital-Beam yang Cerdas:

VitaBeam linear accelerator dilengkapi teknologi CBCT (Cone Beam CT) yang memungkinkan pemantauan posisi tumor secara real-time selama terapi. Teknologi ini membantu melindungi jaringan sehat dari paparan radiasi berlebih, sehingga efek samping menjadi lebih minimal dan pasien merasa lebih nyaman. Dengan tingkat presisi tinggi, VitaBeam mampu memusatkan dosis radiasi secara tepat ke tumor untuk hasil penyembuhan yang optimal. Waktu terapi menjadi jauh lebih singkat — bisa berkurang hingga 80% — dengan efektivitas tinggi, risiko yang lebih terkendali, dan biaya yang lebih hemat, bahkan bisa setengah dari biaya biasanya, untuk hasil klinis yang setara.

 

 

l Pemeriksaan PET-CT

PET/CT adalah teknologi pencitraan non-invasif yang menggabungkan fungsi dan struktur tubuh dalam satu pemeriksaan. Dibandingkan dengan pemeriksaan konvensional seperti USG, CT Scan, atau MRI, PET/CT mampu memeriksa seluruh tubuh dalam satu kali scan—lebih cepat, lebih sensitif, dan lebih akurat. Teknologi ini memungkinkan deteksi lesi atau kelainan sejak dini, sehingga dianggap sebagai salah satu metode terbaik saat ini untuk diagnosis kanker dan perencanaan terapi yang tepat sasaran.

 

l  Konsultasi Multidisiplin Internasional (MDT Tiongkok–AS)

Tim ahli yang terlibat merupakan dokter-dokter berpengalaman dari institusi kanker terkemuka di dalam dan luar negeri. Dengan latar belakang klinis yang kuat dan pemahaman mendalam tentang pengobatan kanker, mereka menerapkan pendekatan medis modern serta memanfaatkan teknologi dan terapi terkini untuk memberikan penanganan yang optimal dan terpersonalisasi bagi setiap pasien.


Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251